Semangat Tanpa Lelah, Dalam Bekerja

Pernahkah terbesit dalam benak Anda ketika melihat seorang ibu yang mengurus anaknya yang masih bayi. Terbesit sebuah pemikiran bahwa, si Ibu sama sekali tidak merasa lelah padahal hampir seluruh waktunya, yang hanya 24 jam dalam sehari itu digunakan untuk mengurus Anak.

Pagi-pagi sekali, bahkan sebelum adzan subuh berkumandang, ibu sudah bangun untuk bersih-bersih rumah dan menyiapkan sarapan. Kalau lewat subuh, sudah kesiangan, katanya. Pagi hari sampai larut malam, ibu ini tidak pernah sedikitpun lepas penglihatan dari bayi-nya. Semua hal disiapkan, semua hal diurus, demi menjamin si Anak mendapatkan nutrisi terbaik.

Kenapa Ibu bisa berbuat demikian? tanpa pernah sedikitpun terucap rasa lelah, atau keluhan. Jawabannya adalah Cinta.

Betul, ibu ini memiliki banyak cinta terhadap Anaknya, terhadap bayi yang dia urus. Karena saking cintanya, maka perasaan lelah, perasaan capek, itu hilang sama sekali. Mungkin bisa saja si Ibu mengalami rasa capek, atau letih. Tapi hal tersebut tidak berlangsung lama. Ketika dia melihat wajah Anaknya, rasa tersebut hilang kembali.

Itulah hal yang Anda rasakan jika mengerjakan sesuai dengan Cinta. Hal tersebutlah yang harus Anda terapkan ketika Anda bekerja secara profesional.

Pernah dengan lirik lagu  Zona Nyaman dari Fourtwnty?, kurang lebih potongan liriknya seperti ini “Kita ini insan, bukan seekor sapi”… “Bekerja bersama hati”. Nah, lirik tersebut seharusnya memberikan banyak pelajaran bagi kita, bahwa kita harus memberikan hati kita pada pekerjakan. Dan tentu saja pekerjaannya pun haruslah pekerjaan yang kita cintai.

Jika Anda bekerja dengan penuh Cinta, jika Anda bekerja pada bidang yang Anda cintai, maka waktu saat bekerja pun tidak akan terasa berat. Waktu akan berlalu begitu cepat, tanpa Anda sadari. Dan pada akhirnya Anda tidak akan pulah ke rumah, lebih betah di kantor bersama dengan pekerjaan-pekerjaan Anda.

Mulai dari hari ini, jika Anda ingin memiliki “Semangat Tanpa Lelah, Dalam Bekerja”, maka mulailah dengan mencitai pekerjaan Anda.

Selamat Mencoba.

Kerja Dari Kantor Lagi

Gambar Prilude Kerja dari kantor lagi

Pada awal kemunculannya, virus yang orang-orang tahunya datang dari negeri China tidak terlalu kami pedulikan. Kemudian muncul berita tentang kasus pertama di Indonesia, kami mulai menarik perhatian. Kemudian muncul kasus kedua dan seterusnya. Baru kami sadari bahwa pandemik ini berbahaya. Kejadian tersebut, terjadi kurang lebih dua bulan lalu sebelum kami memutuskan untuk kerja dari kantor lagi.

Satu bulan sebelum puasa, kami sudah memutuskan akan bekerja di rumah. Pada waktu itu, kantor-kantor di Tasik dan juga tempat kerja di Tasik, belum semuanya memutuskan akan kerja dirumah. Kami memutuskan untuk kerja dirumah dengan beberapa pertimbangan, diantaranya masalah kesehatan, semakin banyaknya penderita (dilihat dari worldometers) dan pertimbangan utamanya adalah “karena kami bisa kerja dari rumah”.

Pada waktu itu pemikirannya adalah, ketika kita bisa membantu pemerintah untuk tidak keluar rumah, kenapa harus keluar rumah? maka diputuskan lah, ayo kita kerja dari rumah. Sejak kerja dirumah, kami benar-benar kerja, bukan malas-malasan. Klien masih bisa memesan layanan kami, dan bertanya kepada kami tentang progres pekerjaan. Semuanya benar-benar berjalan seperti biasa, hanya bedanya kami tidak kumpul dalam satu ruangan.

Dan saat ini, tepat dua minggu setelah lebaran, kami memutuskan untuk kerja dari kantor lagi. Pertimbangan untuk kerja dari kantor lagi diantaranya adalah status Kota Tasikmalaya yang sekarang sudah masuk zona biru yang artinya kita bisa melaksanakan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB).

Kerja Dari Kantor Lagi, Semangat Diperbaharui

Pada hari pertama kerja di kantor lagi, seperti disajikan semangat yang bertambah banyak. Team kami u begitu powerful dan seolah-olah tidak ada capek-nya. Maklum, mungkin karena terlalu sering untuk diam dirumah, bertemu hanya dengan orang-orang rumah, dan tidak berinteraksi langsung dengan teman-teman lainnya.