Mengetahui harga pembuatan aplikasi menjadi langkah awal yang penting sebelum organisasi memulai proses digitalisasi. Banyak pihak masih mengira bahwa biaya aplikasi hanya bergantung pada platform seperti Web, Android, atau iOS. Padahal, pada kenyataannya, harga sangat ditentukan oleh kebutuhan fungsional, tingkat kompleksitas alur kerja, serta kesiapan organisasi dalam mengelola sistem secara jangka panjang.
Oleh karena itu, organisasi perlu memahami gambaran biaya sejak awal agar keputusan digitalisasi menjadi lebih tepat sasaran dan berkelanjutan.
Faktor yang Menentukan Harga Pembuatan Aplikasi
Harga pembuatan aplikasi tidak muncul secara acak. Sebaliknya, beberapa faktor utama secara langsung memengaruhi besarnya biaya pengembangan, antara lain:
- Tujuan penggunaan aplikasi, apakah untuk internal atau publik
- Kompleksitas fitur, mulai dari fungsi dasar hingga sistem terintegrasi
- Desain UX/UI, yang menentukan kenyamanan dan pengalaman pengguna
- Sistem backend dan integrasi, termasuk koneksi ke sistem lain
- Jumlah pengguna serta jenis platform yang digunakan
- Pendampingan dan pelatihan, agar aplikasi benar-benar dimanfaatkan
Dengan demikian, pendekatan yang tepat sejak awal tidak hanya membantu organisasi membangun aplikasi, tetapi juga memastikan aplikasi tersebut digunakan secara aktif dalam operasional sehari-hari.
Perkiraan Harga Pembuatan Aplikasi di Pasar Sekarang
Secara umum, berikut adalah perkiraan harga pembuatan aplikasi di Prilude Studio yang banyak dijumpai di pasar Indonesia, khususnya untuk UMKM, institusi pendidikan, dan organisasi:
1. Aplikasi Web
Aplikasi berbasis web sering menjadi titik awal digitalisasi. Selain lebih terjangkau, aplikasi web juga cocok untuk kebutuhan administrasi dan sistem internal.
- Web sederhana (landing page + form): Rp 10 – 25 juta
- Web menengah (CRUD + dashboard): Rp 30 – 60 juta
- Web kompleks (integrasi & reporting): Rp 60 – 120 juta+
Oleh sebab itu, web menjadi pilihan yang fleksibel dan ekonomis, terutama jika fokus utama masih pada pengelolaan operasional internal.
2. Aplikasi Android
Sementara itu, aplikasi Android lebih cocok untuk layanan yang sering digunakan di lapangan atau oleh pengguna aktif.
- Android sederhana: Rp 30 – 70 juta
- Android menengah: Rp 70 – 120 juta
- Android kompleks : Rp 120 – 200 juta+
Harga tersebut meningkat seiring kebutuhan desain, integrasi backend, serta fitur tambahan seperti real-time update atau offline mode. Dengan kata lain, semakin tinggi kebutuhan fungsional, semakin besar pula investasi yang diperlukan.
3. Aplikasi iOS
Biasanya, organisasi mengembangkan versi iOS bersamaan dengan Android ketika target penggunanya lebih luas. Namun demikian, standar desain iOS yang lebih ketat sering kali membuat biaya pengembangannya setara atau sedikit lebih tinggi.
- iOS sederhana: Rp 40 – 80 juta
- iOS menengah: Rp 80 – 130 juta
- iOS kompleks: Rp 130 – 220 juta+
Sebagai alternatif, organisasi dapat menggunakan pendekatan cross-platform. Dengan strategi ini, pengembangan Android dan iOS dapat dilakukan lebih efisien.
Kenapa Harga Pembuatan Aplikasi Bisa Berbeda untuk Setiap Platform?
Perbedaan harga antar platform terjadi karena beberapa alasan utama. Pertama, setiap platform memiliki proses pengembangan yang berbeda. Kedua, tim harus menyesuaikan UI/UX dengan standar masing-masing platform. Selain itu, proses testing juga perlu dilakukan secara terpisah.
Lebih lanjut, integrasi fitur native seperti kamera, notifikasi, dan GPS membutuhkan effort tambahan. Oleh karena itu, perbedaan harga antar platform menjadi hal yang wajar.
Pilih Web dulu atau Mobile dulu?
Saat ini, banyak organisasi memilih memulai digitalisasi melalui aplikasi web. Alasannya cukup jelas, antara lain:
- Biayanya lebih rendah
- Mudah diubah ketika proses kerja berubah
- Dapat langsung dipakai oleh lebih banyak pengguna
Setelah Web berjalan, pendekatan bertahap dapat dilanjutkan ke Android/iOS, sehingga investasi lebih terarah.
Untuk Belajar Membuat Aplikasi sendiri yuks ikut Kelas Ngoding.
Peran Prilude dalam Menentukan Harga yang Realistis
Di Prilude Studio, harga pembuatan aplikasi bukan sekadar soal angka. Kami membantu klien:
- Membantu memahami kebutuhan sebenarnya
- Menilai sistem yang sudah berjalan
- Menyusun rekomendasi pengembangan bertahap
- Membuat roadmap digital yang realistis
Dengan pendekatan pendampingan ini, biaya yang dikeluarkan tidak menjadi beban, melainkan investasi jangka panjang bagi organisasi.
Rekomendasi Umum untuk Organisasi
- Mulai dengan Web untuk merapikan operasional internal
- Tambahkan mobile saat proses sudah stabil
- Sertakan pendampingan & training
- Fokus pada dipakai & berdampak, bukan sekadar fitur
Dengan strategi yang tepat, organisasi dapat memastikan bahwa aplikasi yang dibangun benar-benar memberikan nilai dan manfaat jangka panjang.
Untuk Mulai Konsultasi Silahkan Klik disini.

